Sidak ke Pelabuhan Tanjung Wangi, Pegawai KSOP Dapatkan Sekoci Bermasalah

Banyuwangi - Marine inspector Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, Banyuwangi, memeriksa kesiapan kapal Kilometer Sabuk Nusantara 27 yg bakal difungsikan yang merupakan angkutan lebaran. Kepala Seksi Sertifikasi KSOP Aji Swastanto memaparkan pengecekan ini teratur dilaksanakan menjelang lebaran.

"Ini lebih detil lagi. Bila lebaran mesti begini, lebaran penumpang tidak sedikit. Menjadi kita laporkan yg kurang, jika ada yg kurang ditindaklanjuti," tutur Aji terhadap detikcom, di atas Kilo Meter Sabuk Nusantara 27, Rabu (15/6/2016).

Soal larangan buat merokok diatas kapal pun jadi perhatian pihaknya. Tujuannya supaya penumpang bisa mudik bersama selamat & nyaman, terlebih kapal tersebut pun sempat mengalami kebakaran.

"Seperti larangan merokok utk keselamatan, merokok itu kesadaran manusianya. Jikalau ingin bertolak dari kita telah kita wanti-wanti konsisten buat keselamatan dgn. Meskipun kapal keren seandainya penumpangnya nggak patuh aturan sama aja," cetusnya.

Marine inspector KSOP serta lakukan RAM check semua peralatan kapal. Ada sekian banyak sarana yg benar-benar perlu dirawat atau dicarikan penggantinya.

Seperti sarana springler (penyemprot air) yg benar-benar tak ada di tempat husus mesin sehingga dapat ditukar dgn pemadam kebakaran yg sifatnya dry. Selanjutnya Aji serta melaksanakan pengecekan terhadap hydran yg rupanya masihlah dapat tidak tersendat beroperasi.

Cuma saja saat memeriksa sekoci yg berada di segi kiri Anak Buah Kapal (ABK) Kilo Meter Sabuk Nusantara 27 terlihat kesusahan. Pagar atau railing kapal juga kelihatan berkarat & susah di buka, tali & baut yg mengikat sekoci serta berkarat. Lebih dari 40 menit ABK kelihatan kepayahan mengakses sekoci & belum sukses.

"Untuk penurunan sekoci dapat dilaksanakan kelak sore lagi, tadi tetap diperbaiki lagi & bakal diulang kelak sore," ungkap Kasubag Tata Business KSOP, Taufikur Rahman.

Sementara itu, ditambahkan Aji pengecekan rincian benar-benar dilaksanakan teratur tatkala lebaran. Aji menuturkan tiap-tiap kapal bakal pergi konsisten lewat step pengecekan.

"Kalau kapal bertolak tonton fisik saja, biasa dicek terlihat pemuatannya, kelengkapan pakaian berenangnya namun seandainya buat rincian pula setahun sekali & menjelang sertifikasi," paparnya.

Aji menuturkan pada awal mulanya marine inspector KSOP serta sudah melaksanakan pengecekan Kilometer Sabuk Nusantara 56. Biarpun hanya ada dua sekoci ia menjamin keamanan & keselamatan penumpang kapal sebab kapalnya mempunyai 10 hydrostatic release.

"Hydrostatic release ini di kedalaman 1,5-4 m ia sanggup mendorong ke atas & mengembang menjadi perahu berkapasitas 25 orang. Keseluruhan ada 10 hydrostatic menjadi telah mencukupi kapasitas penumpang," ujarnya.

Ke-2 kapal ini dengan cara reguler melayani jalur Tanjung Wangi, Banyuwangi-Sapeken- Pagarungan-Kangean-Sepudi- Kalianget-Masalembo-Surabaya berangkat pulang. Lama perjalanan buat satu kali berlayar sewaktu 14 hri

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sidak ke Pelabuhan Tanjung Wangi, Pegawai KSOP Dapatkan Sekoci Bermasalah "

Post a Comment